Saturday, November 17, 2018

persahabatan


                                                                                   Friendship

    Namaku Okky Putri Rahmawati. Dimasa SMP aku punya sahabat bernama Pristina, orang berbadan kecil yang suka teriak teriak. Risma, si pendiam dan kadang suka alay kalau lagi seneng. Putri, suara cempreng yang cerewet. Alvin dan Amalia, mereka punya sifat yang sama selalu menjadi penengah disaat ada masalah. Kelas 7, 8 kita berbeda kelas, tapi kelas 9 kita satu kelas. Kita selalu bercanda dan tertawa saat berkumpul.
    Waktu itu kita ada classmeet semester 1, di sekolah ku ada larangan membawa barang elektronik kecuali ada izin dari guru. Saat itu tidak ada izin dari guru untuk membawa handphone dan barang elektronik yang lain. Dan apabila ada yang melanggar barang tersebut akan disita oleh kesiswaan. Dan hanya boleh diambil oleh orang tua siswa. Seberapa lama barang itu dikesiswaan kalau tidak ada orang tua yang mengambil baranh tersebut belum bisa dikembalikan.
    Saat itu aku tau kalau temanku bernama Putri membawa handphone, disaat itu aku menjabat sebagai OSIS di sekolahku, yang seharurnya aku lakukan adalah memberitahu kesiswaan karena ada murid yang membawa handphone, tapi apa mungkin aku tega memberitahu kesiswaan? Yang membawa handphone adalah sahabat ku sendiri. Lalu aku berpikir, bagaimana kalau aku bilang ke kakak kelasku saja. Dan aku menemui kakak kelasku yang menjabat sebagai wakil ketua OSIS yaitu Nanda. Setelah aku bilang ke Nanda, tidak lama ternyata Nanda memberitahu kesiswaan.Lalu salah satu guru kesiswaan masuk ke kelasku untuk mengambil handphone yang dibawa Putri. Saat itu seluruh isi kelas seperti sedang membicarakanku, karena hanya aku OSIS yang berasal dari kelasku, lalu Pristi tanya padaku, apa benar kalau aku yang memberitahu kesiswaan mengenai hal ini? Aku menjawab tidak, karena memang aku tidak memberitahu kesiswaan, aku hanya bilang ke Nanda.
    Meraka pun mulai tidak suka denganku karena hal itu. Ya memang saat itu di kelas aku tidak punya teman, lalu setiap istirahat aku menemui temanku Risma di kelas lain. Tapi tidak masalah, aku sudah jujur dan aku tidak salah. Mungkin suatu saat akan kembali seperti dulu yang selalu bercana dan tertawa bersama.
    Setelah lama mereka mendiamkanku, mereka akhirnya minta maaf kepadaku. Karena mereka sudah tau bahwa yang memberitahu kesiswaan benar benar Nanda, karena Nanda bicara sendiri dengan Putri. Aku pun juga minta maaf kepada mereka.
    Akhirnya kita kembali baik, dan bermain bersama lagi. Kita bercanda tertawa, makan bareng, nongkrong dikantin bareng,dan kita pun selalu bertukar cerita, suka duka kita juga bersama. Karena kebersamaan itu indah. Kita juga main diluar sekolah untuk mengisi waktu luang yang kita miliki.
 
 

Monday, November 5, 2018

Matematika!!!!




                                   


Hari ini adalah hari yang sangat menyebalkan. Seperti gambar yang ada di atas kalian tau apa itu? Itu adalah tugas MATEMATIKA, dan tugas nya adalah MERINGKAS materi matematika mulai dari bab 1-5 dengan ditulis tangan.

Tidak hanya itu, pembuatan ringkasan pun dibatasi dengan jumlah minimal 20 lembar folio. Saya membuat ringkasan tersebut ya dengan rasa jengkel, kenapa harus meringkas??

Teman sayang yg lain mungkin sudah memulai mengerjakan lebih dahulu sedikit demi sedikit, tapi saya H-2 baru memulai meringkas, tapi saya juga selesai kok mengerjakannya, tidak kalah dengan yang sudah memulai lebih dahulu yaaa meskipun tidur malam sih, karna nglembur😂😁😁Akhirnya saya menyelesaikan dengan 20 lembar yang berisikan 40 halaman, selesailah tugas meringkas tersebut, sangat senang saat sudah selesai, terasa amatt legaaa sekali, seperti beban sudah hilang😍